SEKUNTUM BUNGA DI TAMAN SURGA
Scrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text Generator

BAPAK MASIH SAKIT

Rabu, 24 November 2010

Di suatu hari, beberapa tahun yang lalu

Ketika pagi menyambut

Dan malam meninggalkan peraduannya

Ku berdoa

Berdoa kepadaMu untuk kedua orang tuaku

Di malam yang hening

Gelap dan dalam tangis yang penuh harap

Ku haturkan harapanku kepadaMU

Untuk kedua orang tuaku

Kini, ku kembali menghadapMu

Dengan membawa segala kekhilafanku

Memohon ampunanMu

dan memohon keberkahanMu

Untuk kedua orang tuaku

Jagalah mereka...

Limpahkanlah cahayaMu kepada mereka

Berikanlah kesehatan kepada mereka

Karena aku tahu, Engkaulah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

PenjagaanMu adalah sebaik-baik Penjagaan

dan tiada kesembuhan kecuali dariMU

Kini, di pagi yang sendu ini

Kudengarkan suara syahdu itu

Suara yang dulu begitu kuat

Kini, terdengar ringkih

Di pagi yang sendu ini

Tak dapat kulihat sosok

Yang akan berangkat ke masjid

Menunaikan kewajiban kepadaMu

Sebagaimana doaku

Doa agar abahku bisa menghabiskan waktunya di masjid

Ya, Bapak masih sakit

Ingin kukatakan padamu

Bersabarlah abah..

Karena sesungguhnya

Allah ingin mensucikanmu dengan sakitmu

Labasa thahurun inshaAllah

Ya, bapak masih sakit

Karena itu, sembuhkanlah ia ya Allah

Sembuhkanlah ia, wahai Dzat yang Maha Besar

Sehingga abah, bisa ke masjid lagi, bisa bekerja lagi

Syafakillah abah...

Uhibbukumfillah


NEXT PLANNING IN MY MIND AND MY HOPE

Whatever that...

Apapun itu, harapan itu masih ada

Muhasabah pun harus ditingkatkan

Karena saya tahu, mungkin inilah yang terbaik

Banyak hal yg dinginkan

Tapi, Allah lebih tahu yang terbaik bagi hambaNya

Bukankah apa yg terjadi sebagaimana persangkaan kita kepada Allah?

Maka, saya pun harus berhuznuzon

Qadarallah...

Harapan pun telah terukir

Bahwa ada banyak hal yang masih bisa dilakukan

Karena harapan itu seperti beterai

Tanpa sebuah harapan, manusia hanya seperti raga tanpa jiwa harapan yang memberikan kesembuhan bagi si sakit harapan pula yang menjadikan si miskin menjadimau berusaha untuk merubah nasibnya menjadi lebig baik dan harapan mendapat ridho Allah-lah yang menjadikan manusia menjadi khusyu dalam beribadah.

In My Mind Map in My Hope

Ridho Allah lah yg ingin kuraih

Dan sebagaimana sabda Rasulullaah shalallaahu ’alaihi wa sallam :"Ridho Allah tergantung kepada keridhoan orang tua dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua" (HR Bukhori, Ibnu Hibban, Tirmidzi, Hakim)

Maka, berbakti dan bersilaturahim kepada orangtuapun menjadi harapanku guna meraih surgaMU

Sungguh perkara seorang mukmin tak pernah buruk

Jika ia tertimpa musibah, ia bersabar

Jika ia mendapat berkah, ia bersyukur

Dan semua itu mendatangkan pahala

Maka nikmat Tuhanmu yang mana yang kau dustai?

HAFALAN AL QUR'AN..BISMILLAH...

Selasa, 23 November 2010

Umur = 23 tahun (masyaAllah)


--> 23 tahun = 29 juz

Hamasah!!tak ada kata terlambat..luruskan niat...tancapkan doa...optimalkan ikhtiar, sertakan tawakkal..amin..amin

--> 3 juz/thn
--> 3 bulan = 1 juz => 9 bulan + 3 bulan (tamu bulanan)
--> 1 bulan = 1 lbr
--> 1 hari = 5 baris
--> 1 pekan = 2 hari, khsusu muraja'ah
InshaAllah --> -+ 33 tahun = 30 juz..amin..amin ya Rabbal alamin....
Dengan niat ikhlas mengarapkan keridhoan Allah..bismillah..mari berjuang saudaraku se Islam..Hamasah!!!!

PRIORITAS AMAL

Prioritas amal yang dapat menjadi dasar skala prioritas :

1. Wajib : laksanakan
2. Sunnah : upayakan
3. Mubah : lakukan yang paling bermanfaat
4. Makruh : hindarkan
5. Haram : tinggalkan
(Sumber : Materi Sukses deh beneran!!!)

4 Perkara Penghambat Rezeki

Ibnu Qayyim berkata, "empat perkara yang menghambat rezeki" :

1. Tidur di waktu subuh (pagi).
2. Sedikit shalat
3. Malas-malasan
4. Berkhianat
(Zaadul ma'ad, 4/278)

MENGAPA KAMI MEMILIH JALAN INI?

Mengapa kami memilih jalan ini?

Karena hidup kami telah tergadai
Kepada Sang Penguasa, Raja Diraja Semesta Alam...
Kami bukanlah kami seutuhnya
dan kami pun akan kembali kepada Sang Khalik
Semua hanya pinjaman dan ujian
Bila tiba masanya..kami akan berpulang dan kembali padaNya...
Dialah ALLAH Azza Wa Jalla...Pemilik Alam Semesta
Penguasa langit & bumi beserta seluruh isinya

Karena hidup kami telah kami serahkan utuh untuk membela dan menegakkan kalimat tauhidNya nan suci.."Laailaha Illallah.."
Karena tiadalah kenikmatan luar biasa yang dapat kami harapkan melainkan bertemu dan memandang wajah Sang Pencipta Rabb kami Allah Azza Wa Jalla

Karena kami hidup dalam ketakutan...
Ketakutan amat sangat kepadaNya...
Karena kami bersyukur atas segala nikmatNya
dan karena di penjuru dunia sana, di berbagai pelosok dunia, saudara-saudara kami tertindas, berjuang membela kehormatan Islam dan kalimat tauhidNya...

Mereka menangis, mereka menjerit, mereka sakit, bahkan mereka kehilangan segalanya...
Sabarlah ..sabarlah ya mujahid.. mujahidah...doa kami selalu untuk kalian...pertolongan Allah pasti datang ..InshaAllah...bukankah
Allah akan memenangkan agamaNya?

Ya Allah..
Maafkan kami yang tidak membela mereka
Maafkan kami yang terus saja jauh dari akhlak islam bahkan cenderung meniru budaya non-Islam
Maafkan kami yang masih enggan mempelajari Islam
Maafkan kami yang masih cinta kepada dunia & takut mati
Maafkan kami yang hanya berlabel Islam namun sangat..sangat jauh dari Al Qur'an & As Sunnah...
Hingga walaupun jumlah kami banyak, tapi kami bagai buih di lautan...
Hingga, musuh-musuhMu tak takut pada kekuatan kami
Hingga saudara-saudara kami tertindas dan terzhalimi akibat keponggahan dan kebodohan sebagian dari kami...
Saudara-saudara se Islam...marilah saling mendoakan dan kembali kepada Al Qur'an & As Sunnah..hingga Islam ini jaya sesuai janji Allah...
Wallahu musta'an....
Allahu Akbar!!!

Apakah kami melupakan mereka?

Bismillah

Senin, 21 November 2010
Setelah membaca beberapa artikel yang ada di laptop, tiba-tiba, rasa sedih dan malu ini pun muncul. Sedih melihat penderitaan mereka, dan malu, kepada Allah, karena kami belum berbuat apa-apa untuk agama ini...Islam...
Ya Allah, jika kami tertawa, apakah saudara kami di Palestina pun tertawa?
Ya Allah, jika kami bisa makan dengan lahap, apakah saudara kami di Sudan pun demikian?
Ya Allah, jika kami berpakaian bagus, apakah saudara kami di Kashmir pun demikian?
Ya Allah, jika kami merasa aman, apakah saudara kami di Palestina, Checnya, Bosnia, Thailand, Irak, dan di seluruh penjuru dunia pun merasa aman?
Ya Allah, apakah selama ini kami egois?
Apakah selama ini kami melupakan mereka?
Ya, egois karena tak berbagi...
dan lupa bahkan untuk mendoakan mereka...
Mereka yang tertindas oleh kekejaman musuh-musuhMu ya Allah
Ya Allah, dapatkah kami pertanggungjawabkan ketidakperhatian kami kelak?

Kemarin adalah Kerja, Hari ini adalah berbuat dan Esok adalah Harapan..Hamasah!!!




Uni Zahrah Bunga Berseri